sejarah nuzulul quran

sejarah nuzulul quran


Al-Qur’an merupakan sumber tujuan paling utama dalam ajaran Islam. Allah swt menurunkannya kepada nabi muhammad noticed. Agar disampaikan kepada umat manusia. Hakikat diturunkannya al-qur’an yaitu menjadi acuan moral secara common bagi umat manusia untuk memecahkan masalah sosial yang timbul ditengah-tengah masyarakat. Maka dari itu, al-qur’an secara kategoris dan tematik, dihadirkan untuk menjwab berbagai masalah aktual yang dihadapi masyarakat sesuai dengan konteks dan dinamika sejarahnya.

Sehingga, bulan Ramadhan selalu menjadi bulan yang paling dinanti-nantikan oleh seluruh pemeluk agama Islam di seluruh penjuru dunia, termasuk di Indonesia.

Dan yang menjadi dasar kebanyakan kaum muslim dalam memperingati nuzulul Qur’an pada malam tanggal seventeen Ramadhan, mungkin apa yang disebutkan oleh Imam Ibnu Katsir (W. 774 H) dalam kitabnya 

Nuzulul Quran juga memiliki keistimewaan dimana momen ini adalah sebuah peristiwa penting saat turunnya wahyu Allah yang pertama pada Nabi berupa Al-Quran sebagai pedoman hidup dan jawaban atas segala pertanyaan manusia mengenai berbagai hal. Mulai dari fiqih, hukum hingga hal lain yang sangat penting.

وَلَا يَأْتُونَكَ بِمَثَلٍ إِلَّا جِئْنَاكَ بِالْحَقِّ وَأَحْسَنَ تَفْسِيرًا

pun menceritakan apa yang telah diberitahu oleh malaikat Jibril a.s. Ketika para sahabat mendengar hal yang demikian maka mereka pun gembira sambil berkata: “Agama kita telah sempurna. Agama kila telah sempuna.”

Toleransi tingkat dewa, mungkin pernyataan itu pantas disematkan bagi dua artis beragama kristen yang baru-baru ini dikabarkan ikut puasa.

ternyata kita masih teramat sangat jauh dengan Rasulullah yang sedikit2 tadarrus al Qur’an sedangkan kita sedikit tadarrus al Qur’an… hmmfh

Maka dari itu sob jangan beranjak dulu untu mengetahui seperti apa kata-kata menyambut Nuzulul Qur’an tahun ini yang kami referensikan dari banyak sumber.

Al-qur’an diturunkan ke dunia pada malam kemuliaan di bulan Ramadhan hari ke-seventeen. Peristiwa inilah yang dikenal sebagai Nuzulul Qur’an.

Malam nuzulul qur’an adalah malam dengan keutamaan beribadah termasuk sedekah. Lengkapi ibadah ramadhan dengan sedekah dan berbagi untuk mereka yang membutuhkan.

كَلّا. أَبْشِرْ فَوَ اللهِ لَا يُخْزِيكَ اللهُ اَبَداً, وَاللهِ إِنَّكَ لَتَصِلُ الرَّحِمَ وَتَصْدُقُ الْحَدِيثَ وَتَحْمِلُ الْكَلَّ وَتَكْسِبُ الْمَعْدُومَ وَتَقْرِى الضَّيْفَ, وَتُعِينُ عَلَى نَوَائِبِ الْحَقِّ

Dalam tafsir al-Thabari disebutkan bahwa Mujahid berpendapat bahwa yang dimaksud dengan ‘lebih baik dari seribu bulan’ adalah amal, puasa, dan salat malam yang dilakukannya pada malam ini lebih baik dari amalan yang dilakukan selama one.000 bulan.

” Mendengarkan pertanyaan dari para sahabat maka Abu Bakar Radiyallahu Anha. pun berkata: “Wahai para sahabatku, kalian semua tidak tahu tentang musibah yang menimpa kamu, tidakkah kalian tahu bahwa apabila sesuatu perkara itu telah sempurna menunjukkan bahwa perpisahan kita dengan Rasulullah Sallalahu Allaihi Wassalam telah dekat. check here Hasan dan Husin menjadi yatim dan para istri nabi menjadi janda.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *